Kamis, 19 November 2009

kiamat 2012

TULISAN INI DI BUAT UNTUK

MENGETAHUI APA YANG

AKAN TERJADI DI TAHUN 2012,

ISI YANG TERKANDUNG DI

DALAM TULISAN INI

BERDASARKAN INFORMASI

DARI BERBAGAI MEDIA,

SEMOGA TULISAN INI MENJADI

RENUNGAN UNTUK MENJADI

KAN KEHIDUPAN YANG AKAN

DATANG MENJADI HARAPAN.

KIAMAT 2012

SEMUA akan berakhir. Pun alam semesta. Belakangan santer kabar

akhir zaman jatuh pada 21 Desember 2012. Banyak pihak berkomentar.

Mulai dari ilmuwan, peramal, hingga selebriti ramai membicarakan

angka cantik 21/12/2012. Berbagai buku mengenai kiamat pun

diterbitkan.

Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Sri Kaloka Prabotosari

mengatakan, sebetulnya "kiamat" yang terjadi pada 2012 adalah puncak

siklus aktivitas Matahari. Hal itu terjadi setiap 11 tahun. "Di saat

aktivitas Matahari aktif itu Matahari itu akan memancarkan radiasi-

radiasi dan juga partikel-partikel dan juga gelombang elektromagnetik,"

ucap Sri di Jakarta, baru-baru ini.

Dari luar negeri, Laurence E. Joseph dalam bukunya Apocalyopse 2012

mengatakan, 21/12/2012 adalah titik balik musim dingin tahunan. Saat

itu, belahan utara Bumi berada di titik terjauh dari matahari. Semua

fenomena ini secara teori bakal menimbulkan sejumlah bencana alam

dalam waktu berdekatan.


Uniknya, prediksi ilmiah ini pun bersesuaian dengan ramalan-ramalan

kuno. Salah satunya berdasarkan kalender peradaban bangsa Maya.

Bangsa Maya adalah sekelompok masyarakat yang diperkirakan berdiri

sejak 1800 SM di wilayah Mexico selatan. Dari kalender bangsa Maya

diramalkan, pada 12 Desember 2012 energi yang mengalir dari titik

Bimasakti ke Bumi akan terganggu. Hal itu terjadi karena guncangan

pada rotasi Bumi. Bangsa Maya percaya bahwa hal ini akan merusak

keseimbangan mekanisme vital Bumi. Termasuk semua makhluk

penghuninya.

Prediksi peristiwa penting alam semesta ini juga tidak dibantah

sejumlah paranormal Tanah Air. Mama Lauren, misalnya. Perempuan

yang dikenal mampu meramal masa depan ini mengaku tak mampu

melihat gambaran yang akan terjadi setelah 2012. Mama Lauren

melanjutkan, bahwa saat ini dinamakan iron age (zaman besi) yang

akan berakhir pada 2012. Setelah itu, alam memasuki zaman emas

(golden age). Saat transisi dari kedua masa inilah akan terjadi berbagai

bencana yang memakan banyak korban jiwa. "Kalau saya bilang

laundry ya, pembersihan dari Tuhan," tutur Mama.

Sementara Ratna Listy tak ingin meramal kiamat. Menurut artis yang

dikenal memiliki kemampuan melihat masa mendatang ini, waktu

kiamat adalah rahasia Tuhan. Menurut Ratna, hanya Tuhan yang berhak

menentukan. "Alangkah sombongnya kalau aku memprediksi ketentuan

Allah," kata Ratna.

Memang, Ratna tak membantah bahwa sejumlah tanda-tanda akhir

zaman sudah muncul. Salah satunya adalah kemunculan anak-anak

"pintar" atau disebut indigo. Sedari kecil, anak indigo diberkati Tuhan

memiliki kemampuan meramal.

Salah seorang anak indigo adalah Naomi Angela. Anak lelaki bertubuh

gempal ini mengamini bahwa pada 2012 akan terjadi rentetan bencana.

"Ya aku lihat kacaunya lebih dari yang sudah-sudah. Kalau itu

digabungkan dalam satu tahun kan banyak korban," kata Naomi. Namun

demikian, Naomi menolak gabungan bencana-bencana itu sebagai

kiamat. Bisa jadi, itu "hanya" kiamat kecil. "Di beberapa titik di

indonesia, itu akan kena," ujar Naomi memperingatkan.

Tak pelak, ramalan bumi porak poranda ini mengundang komentar para

selebritis. Zaskia Mecca memilih tidak percaya pada angka unik

21/12/2012. Ia mengaku memilih mengandalkan tanda-tanda alam.

Begitu pula Chelsea Olivia. Sebagai umat Kristiani, Chelsea lebih

memilih percaya nubuat dalam alkitab. Tapi, kalau boleh berharap,

Chelsea tak ingin kiamat tiba dalam waktu dekat. "Jangan dulu dong,

belum married," ujar bintang sinetron Chelsea ini.

Sebagian lagi memilih pasrah pada Tuhan. Kalau memang pada tahun

tersebut kiamat, itu adalah ketentuan Allah. Pesinetron Adly Fayruz dan

Teuku Wisnu pun memilih isu tentang kiamat sebagai pendorong

semangat mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. "Itu motivasi

buat gue untuk lebih rajin beribadah," ujar Adly.(Zq)

SATU PERTANYAAN?

Pak, langsung saja. Ada sebuah kontroversi besar di dalam dunia astronomi dan juga

geofisika belakangan ini, menyangkut tahun 2012. Konon, sejumlah peristiwa besar yang

disebabkan oleh alam akan menyebabkan bumi tempat kita hidup akan mengalami

kehancuran luar biasa, bahkan disebutkan jika peristiwa tersebut adalah kiamat atau Hari

akhir. Bagaimana pandangan Bapak? Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih.

Jawaban

Wa’alaykumusalam warahmatullahi wabarakatuh,

Saudara SISDA yang dirahmati Allah SWT, tahun 2012 memang penuh

engan kontroversi. Dalam buku ‘Apocalypse 2012’ (Lawrence E.Joseph:

2007), penulis berdarah Lebanon yang menjabat sebagai Ketua Dewan

Direksi Aerospace Consulting Corporation di New Mexico ini dipaparkan dengan sangat

jelas dan juga ilmiah tentang kemungkinan terjadinya bencana alam di tahun tersebut.

http://exist-indahnyahidup.blogspot.com/

Http://komisiGRATIS.com/?id=ok123


Bencana itu antara lain: siklus aktivitas matahari yang memuncak di tahun 2012 yang

menyebabkan panas yang luar biasa di bumi, terlebih atmosfer kita sudah mengalami

penipisan dan bolong di beberapa bagian sehingga selain memanaskan bumi dengan

radikal juga melelehkan es di kutub dan juga menimbulkan badai serta topan yang

dahsyat.

Medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi

sinar matahari mulai retak bahkan ada yang sampai sebesar kota California di sana-sini.

Pergeseran kutub juga tengah berlangsung.

Tata surya kita tengah memasuki medan awan energi antar bintang. Awan itu

mengaktifkan dan merusak keseimbangan matahari serta atmosfer planet-planet. Para ahli

geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di

tahun 20120 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada

sebelumnya.

Fisikawan UC Berkeley menyatakan dinosaurus serta spesies lainnya telah punah akibat

tumbukan asteroid raksasa 65 juta tahun silam. Menurut siklus yang diperhitungkan

secara ilmiah, seharusnya hal itu sudah terjadi lagi di saat-saat sekarang.

Supervulkan Yellowstone yang memiliki siklus letusan dahsyat setiap 600 hingga 700

ribu tahun tengah bersiap untuk meletus kembali. Beberapa perhitunmgan ilmiah lainnya

turut mendukung pandangan ini.

Menariknya, ramalan bangsa Maya (juga suku Hopi, Mesir Kuno, dan beberapa suku

kuno lainnya) di dalam kalendernya dengan detil mengungkapkan jika tahun 2012

merupakan akhir sekaligus awal zaman baru. Bagaikan kelahiran seorang anak manusia,

maka kelahiran zaman baru ini akan dipenuhi dengan darah. Suku Maya merupakan salah

satu suku kuno di dunia ini yang dikenal sebagai suku yang sangat detil memperhatikan

dan menghitung bintang-bintang dan benda langit lainnya.

Kitab kuno dari Cina, I Ching, juga menyatakan akan terjadi bencana besar di tahun

2012.

Beberapa ativitas modern juga terkait dengan tahun 2012, yakni dateline modernisasi

besar-besaran Pentagon paska ditubruk rudal dalam peristiwa 11 September 2001, batas

akhir pelaksanaan Codex Alimentarius yang berupaya mengurangi populasi manusia di

bumi dengan rekayasa genetika dan makanan transgenik, dan sebagainya.

Seorang tokoh spiritual Yahudi dunia bernama Titzchak Qadduri jauh-jauh hari sudah

menyerukan kaum Yahudi agar sesegera mungkin meninggalkan daratan Amerika Serikat

karena menurut perhitungannya, sebuah komet atau asteroid raksasa tengah meluncur di

alam semesta dan mengarah serta akan menumbuk menuju daratan Amerika.

Semua itu merupakan ramalan-ramalan para pakar di bidangnya masing-masing.Menurut

Islam, kiamat adalah hal yang tidak bias dihindarkan. Hanya saja, kita tidak akan pernah

tahu kapan pastinya akan terjadi. Bisa dua jam lagi, bisa besok, atau entah kapan. Umat

Islam adalah umat akhir zaman.

Hari ini kita tengah menghadapi bencana nyata yakni krisis global yang sebentar lagi

akan tiba di Indonesia. PHK massal, ratusan ribu pekerja sangat mungkin terjadi, juga

bangkrutnya sejumlah kegiatan usaha. Hal ini ditambah dengan keputus-asaan

masyarakat kita yang kian hari kian hidup susah. Kekecewaan ini menumpuk tatkala

melihat para tokoh dan pejabat negara hidup dalam kemewahan. Bisa jadi, dalam waktu

dekat kita akan menghadapi bencana lain di negeri ini, apalagi Pemilu 2009 kian dekat

dan elit politik kita masih saja bagaikan orang-orang autis yang tidak peka terhadap

kesulitan hidup dan kemiskinan rakyat di sekelilingnya.

Wallahu’alam bishawab. Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Mendadak dunia heboh dan gempar dengan gosip akan adanya kiamat pada 2012. Siapa

yang harus bertanggungjawab?? Adalah kaum maya yang meramalkannya jauh-jauh hari

lalu. Bagi yang belum tahu banyak apa-apa tentang ramalan itu dan siapa itu kaum maya.

Silahkan searching di google.com atau situs pencari yang lain. Insya Alloh akan ada

begitu banyak artikel yang membahasnya.

Pada penutupan tahun 2008 M seperti biasa Indonesia melakukan ritual bertanya-tanya

pada peramal ternama Indonesia, macam Mama Laurent, Ki Joko Bodo dan lain

sebagainya tentang nasib bangsa ini. Semua sepakat bahwa daya terawangnya untuk

melihat masa depan, mandeg di angka tahun 2012 M. Dan seperti diamini para peramal

sejenis, mereka menduga dunia akan berakhir pada 21 Desember 2012. Ramalan itu

makin dikuatkan fakta tentang fenomena yang terjadi belakangan ini. Bencana alam

dimana-mana, global warming, kemerosotan moral dan tanda-tanda lainnya.

Makin santer dan yakinlah bahwa memang akan terjadi kiamat pada tahun 2012.

Astaghfirullah.. Adakah dari teman-teman yang juga manggut-manggut saja dan tidak

meragukan dengan isu itu?? Bahkan mulai mempercayainya dan tercekam pada

ketakutan. Masya Allah.. Istighfar teman!!!

Sesungguhnya kiamat itu rahasiaNya. Tiada yang tahu, kapan datangnya hari kiamat itu.

Walau hadirnya adalah pasti. Wallahu alam…

Sedangkan jatah usia kita saja, merupakan rahasiaNya. Tak ada yang menduga mungkin

izrail sedang bersiap-siap dan mengendap-endap hendak menjemput kita. Entah kapan

kita tak tahu itu.

Jadi untuk apa kita percaya pada bualan kaum yang notabenenya hanya sebuah ciptaan

layaknya kita. Sungguh hanya Sang Penciptalah yang tahu tentang awal dan akhir,

tentang ada dan tiada. Siapa yang takut mati? Padahal mati itu pasti dan hanya matilah

jalan kita berjumpa denganNYA. Siapa yang ingin segera mati?? Padahal waktu telah

terbuang sia-sia. Khilaf, salah dan dosa ramah menyapa. Siapa yang ragu akan mati??

Padahal maut siap menghampiri kapan saja, dimana saja dan siapa saja. Kiamat itu pasti.

http://exist-indahnyahidup.blogspot.com/

Http://komisiGRATIS.com/?id=ok123


Mati itu pasti. Namun semua adalah rahasiaNYA. Kepastian-kepastian yang tersembunyi.

Lantas apa yang bisa kita lakukan saat ini?

1. Bertaubat. Tak terhitung lagi dosa-dosa yang telah tercipta, entah sengaja maupun

tidak, entah sadar maupun tidak. Semua dosa yang melebur setelah tertempa 30

hari puasa, kembali menyapa di hari berikutnya. Sadarkah kita?? Lembaran putih

pun memburam karena titik-titik noda. Mari bertaubat.. Tak sekedar taubat

sambal tentunya. Tapi taubat nasuha, meninggalkan kesia-siaan dan tidak

mengulanginya lagi. Memang berat, tapi mengingat bahwa usia itu rapuh, maka

tak ada salahnya selagi kita masih bisa menghela nafas, kita instropeksi diri dan

bertaubat. Tidak ada jaminan kita masih bernyawa esok hari.

2. Perbanyak beristighfar. Daripada lisan hanya digunakan membual dan menggosip,

mending dipakai untuk beristighfar. Ingat pula bahwa kita memiliki ladang dosa

yang subur karena ketajaman lisan.

3. Mendekatkan diri padaNYA. Selangkah saja kita menujuNYA, berlari-lari DIA

menjemput dan menyambut kita.

4. Saling menasehati dalam kebaikan. Jangan jadi si egois!! Bila mampu, tegurlah

orang sekitar kita. Tak harus dengan kata membentak, memaksa maupun kasar.

Bila dengan kata maupun sikap tidak ada daya, selipkan namanya dalam doa kita.

Moga Alloh mengingatkan yang lupa dengan cara terbaikNYA.

Entah detik setelah ini, menit setelah ini, jam setelah ini, hari setelah ini, minggu, bulan

hingga tahun setelah ini, andai jatah usia masih tersisa. Maka syukurilah, bukan dengan

hura-hura pesta. Tapi mari perbaiki ibadah kita, mari benahi langkah kita, mari rapatkan

barisan kita. Bismillah.. Ingat 3 M kan? Mulai dari yang kecil. Mulai dari diri sendiri.

Mulai sekarang juga.

Planet X Bukan Planet Nibiru

Bagian luar Tata Surya masih memiliki banyak planet-planet minor yang belum

ditemukan. Sejak pencarian Planet X dimulai pada awal abad ke 20, kemungkinan akan

adanya planet hipotetis yang mengorbit Matahari di balik Sabuk Kuiper telah membakar

teori-teori Kiamat dan spekulasi bahwa Planet X sebenarnya merupakan saudara

Matahari kita yang telah lama “hilang”. Tetapi, mengapa kita harus cemas duluan akan

Planet X/Teori Kiamat ini? Planet X kan tidak lain hanya merupakan obyek hipotetis

yang tidak diketahui?

Teori-teori ini didorong pula dengan adanya ramalan suku Maya akan kiamat dunia pada

tahun 2012 (Mayan Prophecy) dan cerita mistis Bangsa Sumeria tentang Planet Nibiru,

dan akhirnya kini memanas sebagai “ramalan kiamat” 21 Desember 2012. Namun, bukti-

bukti astronomis yang digunakan untuk teori-teori ini benar-benar melenceng.

Pada 18 Juni kemarin, peneliti-peneliti Jepang mengumumkan berita bahwa pencarian

teoretis mereka untuk sebuah massa besar di luar Tata Surya kita telah membuahkan

hasil. Dari perhitungan mereka, mungkin saja terdapat sebuah planet yang sedikit lebih

besar daripada sebuah objek Plutoid atau planet kerdil, tetapi tentu lebih kecil dari Bumi,

yang mengorbit Matahari dengan jarak lebih dari 100 SA. Tetapi, sebelum kita terhanyut

pada penemuan ini, planet ini bukan Nibiru, dan bukan pula bukti akan berakhirnya dunia

ini pada 2012. Penemuan ini adalah penemuan baru dan merupakan perkembangan yang

sangat menarik dalam pencarian planet-planet minor di balik Sabuk Kuiper.

Dalam simulasi teoretis, dua orang peneliti Jepang telah menyimpulkan bahwa bagian

paling luar dari Tata Surya kita mungkin mengandung planet yang belum ditemukan.

Patryk Lykawa dan Tadashi Mukai dari Universitas Kobe telah mempublikasikan paper

mereka dalam Astrophysical Journal. Paper mereka menjelaskan tentang planet minor

yang mereka yakini berinteraksi dengan Sabuk Kuiper yang misterius itu.

Kuiper Belt Objects (KBOs)

Sedna, salah satu objek di Sabuk Kuiper. Kredit : NASA

Sabuk Kuiper menempati wilayah yang sangat luas di Tata Surya kita, kira-kira 30-50

SA dari Matahari, dan mengandung sejumlah besar objek-objek batuan dan metalik.

Objek terbesar yang diketahui adalah planet kerdil (Plutoid) Eris. Telah lama diketahui,

Sabuk Kuiper memiliki karakteristik yang aneh, yang mungkin menandakan keberadaan

sebuah benda (planet) besar yang mengorbit Matahari dibalik Sabuk Kuiper. Salah satu

karakterikstik tersebut adalah yang disebut dengan “Kuiper Cliff” atau Jurang Kuiper

yang terdapat pada jarak 50 SA. Ini merupakan akhir dari Sabuk Kuiper yang tiba-tiba,

dan sangat sedikit objek Sabuk Kuiper yang telah dapat diamati di balik titik ini. Jurang

ini tidak dapat dihubungkan terhadap resonansi orbital dengan planet-planet masif seperti

Neptunus, dan tampaknya tidak terjadi kesalahan (error) pengamatan. Banyak ahli

astronomi percaya bahwa akhir yang tiba-tiba dalam populasi Sabuk Kuiper tersebut

dapat disebabkan oleh planet yang belum ditemukan, yang mungkin sebesar Bumi. Objek

inilah yang diyakini Lykawka dan Mukai, dan telah mereka perhitungkan keberadaannya.

Para peneliti Jepang ini memprediksikan sebuah objek besar, yang massanya 30-70 %

massa Bumi, mengorbit Matahari pada jarak 100-200 SA. Objek ini mungkin juga dapat

membantu menjelaskan mengapa sebagian objek Sabuk Kuiper dan objek Trans-

Neptunian (TNO) memiliki beberapa karakteristik orbital yang aneh, contohnya Sedna.

Sejak ditemukannya Pluto pada tahun 1930, para astronom telah mencari objek lain yang

lebih masif, yang dapat menjelaskan gangguan orbital yang diamati pada orbit Neptunus

dan Uranus. Pencarian ini dikenal sebagai “Pencarian Planet X”, yang diartikan secara

harfiah sebagai “pencarian planet yang belum teridentifikasi”. Pada tahun 1980an

gangguan orbital ini dianggap sebagai kesalahan (error) pengamatan. Oleh karena itu,

pencarian ilmiah akan Planet X dewasa ini adalah pencarian untuk objek Sabuk Kuiper

yang besar, atau pencarian planet minor. Meskipun Planet X mungkin tidak akan sebesar

massa Bumi, para peneliti masih akan tetap tertarik untuk mencari objek-objek Kuiper

lain, yang mungkin seukuran Plutoid, mungkin juga sedikit lebih besar, tetapi tidak

terlalu besar.

“The interesting thing for me is the suggestion of the kinds of very interesting objects that

may yet await discovery in the outer solar system. We are still scratching the edges of

that region of the solar system, and I expect many surprises await us with the future

deeper surveys.” – Mark Sykes, Direktur Planetary Science Institute (PSI) di Arizona.

Planet X Tidaklah Menakutkan

Jadi, dari mana Nibiru ini berasal? Pada tahun 1976, sebuah buku kontroversial berjudul

The Twelfth Planet atau Planet Kedua belas ditulis oleh Zecharian Sitchin. Sitchin telah

menerjemahkan tulisan-tulisan kuno Sumeria yang berbentuk baji (bentuk tulisan yang

diketahui paling kuno). Tulisan berumur 6.000 tahun ini mengungkapkan bahwa ras alien

yang dikenal sebagai Anunnaki dari planet yang disebut Nibiru, mendarat di Bumi.

Ringkas cerita, Anunnaki memodifikasi gen primata di Bumi untuk menciptakan homo

sapiens sebagai budak mereka.

Ketika Anunnaki meninggalkan Bumi, mereka membiarkan kita memerintah Bumi ini

hingga saatnya mereka kembali nanti. Semua ini mungkin tampak sedikit fantastis, dan

mungkin juga sedikit terlalu detail jika mengingat semua ini merupakan terjemahan

harfiah dari suatu tulisan kuno berusia 6.000 tahun. Pekerjaan Sitchin ini telah diabaikan

oleh komunitas ilmiah sebagaimana metode interpretasinya dianggap imajinatif.

Meskipun demikian, banyak juga yang mendengar Sitchin, dan meyakini bahwa Nibiru

(dengan orbitnya yang sangat eksentrik dalam mengelilingi Matahari) akan kembali,

mungkin pada tahun 2012 untuk menyebabkan semua kehancuran dan terror-teror di

Bumi ini. Dari “penemuan” astronomis yang meragukan inilah hipotesis Kiamat 2012

Planet X didasarkan. Lalu, bagaimanakah Planet X dianggap sebagai perwujudan dari

Nibiru?

Kemudian terdapat juga “penemuan katai coklat di luar Tata Surya kita” dari IRAS pada

tahun 1984 dan “pengumuman NASA akan planet bermassa 4-8 massa Bumi yang

sedang menuju Bumi” pada tahun 1933. Para pendukung hipotesis kiamat ini bergantung

pada penemuan astronomis tersebut, sebagai bukti bahwa Nibiru sebenarnya adalah

Planet X yang telah lama dicari para astronom selama abad ini. Tidak hanya itu, dengan

memanipulasi fakta-fakta tentang penelitian-penelitian ilmiah, mereka “membuktikan”

bahwa Nibiru sedang menuju kita (Bumi), dan pada tahun 2012, benda masif ini akan

memasuki bagian dalam Tata Surya kita, menyebabkan gangguan gravitasi.

Dalam pendefinisian yang paling murni, Planet X adalah planet yang belum diketahui,

yang mungkin secara teoretis mengorbit Matahari jauh di balik Sabuk Kuiper. Jika

penemuan beberapa hari lalu memang akhirnya mengarah pada pengamatan sebuah

planet atau Plutoid, maka hal ini akan menjadi penemuan luar biasa yang membantu kita

memahami evolusi dan karakteristik misterius bagian luar Tata Surya kita. Hmm …

sepertinya banyak juga ya penggemar kiamat 2012. Ada apa sebenarnya, sehingga

manusia sangat tertarik dan percaya dengan mudah pada isu-isu seperti ini?

Katanya, dunia akan berakhir pada tanggal 21 Desember 2012! Runutan angka yang

menarik yang membuat Anda langsung terperangah dan menggumam, “Ah benar juga …

pasti bener nih beritanya”. Lantas, tanpa telaah lanjut, Anda pun berkata kiamat tinggal 3

tahun lagi. Atau kalau Anda tak percaya teori kiamat, Anda langsung berkomentar,

“Cuma Tuhan yang tahu kapan kiamat”, “Ah kamu musyrik …”, atau “Itu info

disebarkan oleh orang tak beragama”. Sekali lagi, semua informasi hanya ditelan tanpa

ditelaah.

Piramida peninggalan suku Maya. kredit : whoyoucallingaskeptic.wordpress.com

Nah, karena dunia akan kiamat sebentar lagi, berhentilah merencanakan hidup, karier

Anda, tak usah lagi berpikir untuk punya rumah, segeralah menikah sebelum kiamat, dan

pastikan Anda bisa bersenang-senang menikmati hidup sebelum kiamat. Atau, segeralah

bertobat. Jangan sampai saat kiamat Anda malah belum bertobat. Tiga tahun lagi lho!.

Kata sebagian orang, mungkin ini pembahasan yang aneh. Hampir setiap saat kita

mendengar tentang berbagai teori kiamat … dan kenyataannya kita masih ada di sini.

Belum ada satu teori pun yang kebenarannya terbukti. Tapi, kenapa 2012 begitu penting?

Katanya, kalender Maya akan berhenti tahun 2012, dan kemudian jadi semacam agama

dan kepercayaan baru, mengalahkan kepercayaan yang ada di masyarakat. Mengabaikan

semua alasan saintifik dan pada akhirnya membawa masyarakat pada kekhawatiran baru.

Lupakan Nostradamus, Y2k, dan semua prediksi kiamat lainnya, karena sekali lagi

menurut ramalan 2012, planet X akan kembali dan menghancurkan Bumi.

http://exist-indahnyahidup.blogspot.com/

Http://komisiGRATIS.com/?id=ok123


Ok … kita berhenti dulu di sini dan mari kita telaah setiap alasan yang muncul tentang

kiamat 2012 ini. Dan bagi Anda para penggemar nubuat Kalender Maya, saya punya

berita buruk untuk Anda semua. Tidak akan ada kiamat di tahun 2012 … dan ini

alasannya, silakan disimak.

pa itu kalender Maya? Ini merupakan kalender yang disusun oleh sebuah peradaban yang

dikenal dengan nama Maya pada kisaran 250-900 M. Bukti kehadiran peradaban Suku

Maya ini bisa dilihat dari sisa kerajaannya di hampir semua bagian selatan Meksiko,

Guatemala, Belize, El Savador, dan sebagian Honduras.

Dari bukti-bukti sejarah, masyarakat suku Maya memang memiliki kemampuan menulis

yang baik dan juga kemampuan untuk membangun kota dan perencanaan kota. Dalam hal

membangun, Suku Maya terkenal dengan bangunan piramida dan berbagai bangunan

besar lainnya. Tak hanya itu, dalam kebudayaan, peradaban suku Maya memberi

pengaruh yang sangat besar pada kebudayaan Amerika Tengah. Pengaruh itu bukan

hanya dalam hal peradaban namun juga dalam hal populasi pribumi di area tersebut.

Sampai saat ini, sejumlah Suku Maya masih tetap ada dan meneruskan tradisi mereka

yang telah berumur ribuan tahun itu.

Suku Maya dalam kehidupannya menggunakan beberapa kalender berbeda. Bagi mereka,

waktu merupakan penghubung dengan lingkaran spiritual. Kalender memang digunakan

untuk hal-hal praktis seperti untuk kehidupan sosial, pertanian, perdagangan dan berbagai

keperluan administratif. Namun dipercaya ada elemen religi yang besar di dalamnya yang

memberi pengaruh. Bagi suku Maya, setiap hari memiliki ruh pelindung yang berbeda

sehingga setiap hari memiliki fungsi yang berbeda pula. Sangat berbeda dengan

kehidupan modern dengan kalender Gregorian yang hanya menetapkan kalender sebagai

waktu yang terkait dengan hal-hal administratif, kehidupan sosial dan keperluan

ekonomi.

Kebanyakan kalender Maya memiliki rentang waktu pendek.

· Kalender Tzolk’in berakhir dalam 260 hari

· Kalender Haab’ memberi perkiraan 1 tahun Matahari yakni 365 hari.

Suku Maya kemudian menggabungkan kedua kalender ini membentuk “Calendar

Round”, siklus yang akan berakhir setelah 52 Haab (sekitar 52 tahun atau kisaran

panjangnya satu generasi). Di dalam “Calendar round” terdapat Trecena ( siklus 13 hari)

dan Veintena (siklus 20 hari). Tampaknya, sistem siklus ini berlaku dengan

mempertimbangkan jumlah hari dalam 52 tahun adalah 18980 hari.

Untuk bangsa Maya, sains dan agama adalah satu. Mereka membangun sistem

matematika dan astronomi yang cukup impresif, terkait dengan kepercayaan mereka.

Pencapaian dalam hal matematika bisa dilihat pada notasi posisi dan penggunaan angka

nol. Dalam astronomi, mereka secara akurat menghitung tahun Matahari, melakukan

kompilasi tabel posisi bulan dan Venus, serta memprediksi Gerhana Matahari. Suku

Maya juga memiliki penanggalan untuk “siklus Venus” yang cukup akurat. Kalender

Venus ini dibuat berdasarkan lokasi Venus di langit malam. Hal yang sama tampaknya

juga dilakukan pada planet-planet lainnya.

Sistem “Calendar Round” ini memang sangat baik untuk mengingat hari kelahiran atau

periode keagamaan. Namun, untuk merekam sejarah, kalender ini tak bisa dijadikan

patokan karena tak dapat merekam kejadian yang lebih tua dari 52 tahun.

Akhir Perhitungan Panjang = Akhir Dunia?

Alam semesta menurut suku Maya. Kredit : edwardtbabinski.us

Karena tak bisa merekam kejadian sejarah yang lebih tua dari 52 tahun, Suku Maya

punya solusi lain. Dengan metode yang cukup inovatif, mereka bisa memperluas

jangkauan “Calendar Round” yang tadinya cuma 52 tahun itu.

Sampai di titik ini, kalender Maya akan tampak sangat kuno, bahkan bisa dikatakan

dibuat hanya berdasarkan kepercayaan religi, siklus bulan, kalkulasi matematika dengan

siklus atau unit 13 dan 20 sebagai dasar perhitungan disertai campuran kepercayaan

mitologi. Satu-satunya prinsip kalender yang memiliki korelasi dengan kalender modern

hanyalah Haab yang mengenali panjang tahun Matahari yakni 365 hari. Sebagai jawaban

atas penanggalan yang lebih panjang, Suku Maya membuat sistem penanggalan “Long

Count” atau “Perhitungan Panjang”, kalender yang akan berakhir setelah 5126 tahun.

Sistem penanggalan Maya untuk “Long Count” ini memang menarik, dan secara numerik

dapat diprediksi dan bisa dengan akurat menunjuk pada penanggalan dalam sejarah.

Penanggalan ini bergantung pada basik perhitungan dengan unit 20. Kalender modern

saat ini menggunakan dasar perhitungan dengan unit 10.

Nah bagaimana perhitungannya?

Tahun dalam “Long Count” kalender Maya, dimulai dari 0.0.0.0.0. Tiap angka 0

merepresentasikan angka 0-19, dan setiap angka merepresentasikan perhitungan hari-hari

suku Maya.

Untuk hari pertama, kalendernya akan seperti ini : 0.0.0.0.1 dan pada hari ke-19 akan

menjadi 0.0.0.0.19. Jika mencapai angka 20, kalendernya akan jadi : 0.0.0.1.0.

Perhitungan ini akan menunjukkan 0.0.1.0.0 untuk satu tahun dan 0.1.0.0.0 untuk kisaran

20 tahun dan 1.0.0.0.0 utuk kisaran 400 tahun. Maka, penanggalan 2.10.12.7.1 akan

melambangkan penanggalan untuk hari ke-1 di bulan ke-7 dan tahun 1012.

Lantas, apa hubungannya dengan akhir dunia?

Suku Maya sangat terobsesi dengan waktu. Pemahaman dan prediksi berbagai siklus

waktu akan memberi mereka kemampuan untuk mengadaptasinya dalam kehidupan di

dunia. Menurut kosmologi bangsa Maya, dunia ini telah diciptakan 5 kali dan

dihancurkan 4 kali. Dalam skala yang sementara, berbagai hari di dalam satu tahun

dianggap cocok untuk aktivitas tertentu, sedangkan sebagian lainnya merupakan

ketidakberuntungan.

Nah, menurut kepercayaan suku Maya, sesuatu yang buruk akan terjadi jika kalender

“Long Count” berakhir. Berbagai pembagian dilakukan para ahli, namun karena suku

Maya mendasarkan perhitungan numerik pada siklus 13 dan 20, maka bisa jadi hari

terakhir kalender mereka adalah 13.0.0.0.0. Kapankah itu? Angka 13.0.0.0.0

merepresentasikan 5126 tahun dan “Long Count” ini berawal pada 0.0.0.0.0 yakni 11

Agustus 3114 SM menurut penanggalan Gregorian.

Nah, dengan demikian, kalender Maya akan berakhir 5126 tahun kemudian, yakni 21

Desember 2012. Inilah yang jadi dasar pemikiran tentang kiamat di tahun 2012.

Akhir Dunia

Ilustrasi tabrakan yang terjadi. Kredit : NASA

Sepertinya, saat sesuatu itu berakhir, termasuk ketika perhitungan kalender kuno

berakhir, masyarakat cenderung berpikir pada kemungkinan ekstrem bahwa peradaban

juga akan ikut berakhir. Entah dengan cara apa dunia akan berakhir. Berbagai

argumentasi bermunculan, antara lain Bumi akan ditabrak oleh sebuah planet, asteroid,

atau entah bencana apalagi. Intinya, jika kalender ini berakhir maka Bumi akan tersapu

dan hancur.

Ahli arkeologi dan juga orang-orang yang keahliannya pada hal mitologi percaya bahwa

akan ada era pencerahan yang muncul jika 13.0.0.0.0 tiba. Dan ini juga tidak berarti akan

kiamat atau apa pun. Tidak ada bukti yang menunjukkan dunia akan berakhir. Bahkan,

jika memang ada, maka suku Maya bisa dikatakan berhasil memprediksikan sebuah

keajaiban religius.

Mitos terus berkembang, bahkan film Indiana Jones and the Kingdom of Crystal Skull

sepertinya dibuat berdasarkan mitos suku Maya. Dikatakan, 13 tengkorak kristal akan

dapat menyelamatkan kemanusiaan dari kiamat. Mitos di film ini mengatakan jika ke-13

tengkorak kuno ini tidak diletakkan bersama pada waktu tertentu, Bumi akan bergeser

dari sumbunya. Menarik memang untuk sebuah film, bisa meraih penontonnya yang

mudah percaya pada mitos ….

Tak hanya itu. Mitos yang berkembang mengatakan bahwa Bumi akan dihancurkan oleh

tabrakan Planet X, tabrakan meteorit, dihisap lubang hitam, dibunuh oleh flare Matahari,

Bumi hancur oleh ledakan sinar gamma dari sistem bintang, datangnya zaman es yang

lebih cepat dan pergeseran kutub magnet. Bahkan setiap prediksi disertai bukti-buktinya

sendiri. Dan pada akhirnya begitu banyak pengikut kiamat 2012 ini. Sayangnya tak satu

pun argumentasi yang diberikan itu bisa dibuktikan kebenarannya.

Fakta yang ada menyatakan Nubuat Kiamat Suku Maya murni berdasarkan kalender yang

memang tidak didesain untuk menghitung penanggalan setelah 2012. Hal ini disebabkan

karena suku Maya mendasarkan perhitungan pada siklus 13 dan 20.

Arkeo-astronom Maya bahkan masih memperdebatkan masalah kalender “Long Count

ini. Pertanyaannya, apakah kalender ini akan kembali ke 0.0.0.0.0 setelah 13.0.0.0.0 atau

akan terus berlanjut sampai 20.0.0.0.0 (sekitar 8000M) dan kemudian kembali ke

0.0.0.0.0?

Mengutip kata-kata Karl Kruszelnicki dalam “Great Moments in Science“:

“ … ketika Kalender mengakhiri siklusnya, ia akan berputar kembali ke siklus

berikutnya. Dalam masyarakat modern, setiap tanggal 31 Desember tidak diakhiri dengan

akhir dunia, namun dilanjutkan oleh siklus berikut yakni 1 Januari. Karena itu, 13.0.0.0.0

dalam kalender Maya akan diikuti oleh 0.0.0.0.1 atau 22 desember 2012, yang hanya

menyisakan beberapa hari untuk berbelanja keperluan Natal.”

Siklus kalender Maya boleh berakhir, namun siklus baru akan kembali

Beberapa kelompok dari seluruh dunia sedang berkumpul dan mulai menghitung mundur

tanggal misterus yang telah dinanti2 ratusan tahun: 21 Desember 2012

Berbagai kelompok dari Amerika, Kanada dan Eropa, para pengikut sekte apokaliptis

(kiamat) dan beberapa individu mengatakan bahwa hari tersebut adalah hari terakhir

dunia ini.

Mereka yang percaya bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012, mendasarkan

kepercayaan mereka pada kalender yang dibuat oleh suku Maya, yang ditemukan di

reruntuhan di Mexico. Kebudayaan kuno ini dikenal atas kemampuannya di ilmu

matematika dan astronomi.

Masyarakat Maya Kuno, yang dikenal maju ilmu matematika dan astronominya,

mengikuti “perhitungan panjang” kalender yang mencapai 5,126 tahun. Ketika peta

astronomi mereka dipindahkan ke kalender Gregorian, yang digunakan secara standar

sekarang, waktu perhitungan bangsa Maya berhenti pada 21 Desember 2012.

Mereka yang percaya juga mengatakan adanya hubungan lain selain antara kalender

maya dan kehancuran yang akan datang. Matahari akan terhubung lurus dengan pusat

Tata Surya pertama kalinya semenjak 26000 tahun yang lalu, yang menandai puncak

musim dingin. Beberapa orang mengatakan hal ini akan mempengaruhi aliran energi ke

bumi, atau karena adanya sunspot dan sunflare yang jumlahnya membengkak,

menyebabkan adanya efek terhadap medan magnet bumi

Para ahli berusaha meredam skenario kiamat ini sebagai salah satu ramalan bohongan

lagi, tapi sangat jelasm bahwa banyak sekali orang yang meramalkan adanya

kemungkinan bencana besar pada tanggal tersebut.

“Anda harus mengerti, tidak akan ada sama sekali sisa,” kata Patrick Geryl kepada ABC

News. “Kita harus akan memulai kembali semua kebudayaan dan kehidupan dari awal

lagi.” Geryl, pekerja laboratorium berusia 53 tahun yang hidup di Belgia, keluar dari

pekerjaannya dua tahun lalu setelah ia menabung sejumlah uang yang cukup digunakan

sampai tahun 2012. Ia sekarang sedang mengumpulkan persediaan yang jika di daftar,

mencapai 11 halaman lebih.

Geryl bukanlah satu2nya orang yang berpikir demikian, jika anda goggling “2012 the end

of the world” akan ada sekitar 700.000 hit untuk anda klik. Lebih dari 6500 video telah

diposting di YouTube. Ribuan buku jg menulis mengenai hal itu, mengikuti sukses buku

Daniel Pinchbeck: “2012: The Return of Quetzalcoatl,” yang terjual ribuan kopi tiap

bulannya semenjak dirilis bulan Mei lalu.

Tapi apa sih bencana besar di tanggal 21 Desember 2012 itu? ada yang mengatakan

pembalikan titik magnet bumi, utara menjadi selatan, kemudian matahari terbit dari barat,

yang memicu bencana alam diseluruh dunia. Ada juga yang mengatakan bahwa tanggal

tersebut adalah tanggal kebangkitan spiritual seluruh dunia.

Para ahli menertawakan hal ini. “Ramalan2 itu benar2 nggak ada dasarnya sama sekali,

apalagi di kebudayaan Maya yang kita kenal,” kata Stephen Houston, profesor

antropologi di Brown University, yang adalah juga ahli tulisan hieroglif Maya.

“Penggambaran bangsa maya tidak pernah menyebut2 hal ini.” katanya. Bangsa maya

melihat bahwa tanggal tersebut adalah tanggal kalender mereka, tapi kemudian

mengulang kalender mereka kembali tanpa adanya bencana sama sekali.

“Emang seperti itu, hal itu cuman ungkapan kegelisahan manusia di jaman kita, dan

menemukan adanya preseden kuno mengenai hal itu, mereka langsung

menghubung2kannya.” katanya. “Orang lebih cenderung percaya dengan kebijaksanaan

kuno yang meramalkan kejadian di masa ini.”

http://exist-indahnyahidup.blogspot.com/

Http://komisiGRATIS.com/?id=ok123


Tidak ada komentar:

Posting Komentar